3 Jenis Burung Hantu yang Ada di Indonesia

jenis burung hantu, Walau terlihat sedikit menakutkan, tetapi rupanya cukup banyak orang menyimpan perhatian buat memiara burung Hantu di rumahnya. Ini tidak lain karena wujud fisiknya yang sangat menggemaskan yaitu kepala memiliki ukuran bulat dan besar.

Tidak cuman hanya itu, bulu-bulu yang dipunyainya juga benar-benar cantik. Ingin tahu keanekaragaman burung Strigiformes di Indonesia? Berikut pembahasannya.

Keberagaman Burung Strigiformes di Indonesia


Serak Bukit

Tipe burung Strigiformes pertama asli Indonesia yang pantas anda kenali yaitu Serak Bukit. Mempunyai nama lain oriental Bay Owl, burung satu ini mempunyai wujud muka yang paling ciri khas karena serupa dengan ular sendok. Sementara dalam tubuh sisi atasnya warna cokelat kemerahan dibalut dengan bintik bintik hitam putih.

Sering disebutkan dengan istilah wowo-wiwi oleh warga Indonesia, burung ini terhitung aktif untuk memburu pada malam hari. Tetapi disaat siang hari, dia condong santai sekalian tiduran di sarangnya seperti burung paruh kodok. Karena perihal ini pula tidaklah aneh bila banyak yang menyebutkan satwa ini sebagai burung Hantu malam yang pemalu.

Wajarnya, burung ini akan makan tipe mamalia kecil, burung, kadal, ular, katak, dan serangga besar yang mana dicari ketika malam hari. Tidak cuma mengincar mangsa di dataran semata-mata, Serak Bukit juga sanggup tangkap mangsanya di udara. Bahkan juga satwa ini juga sering tangkap buruannya di tempatnya menempati.

burung-hantu-putih

Serak Jawa

Berbeda jauh dengan Serak Bukit, tipe burung Strigiformes namanya https://pleci.id/ Serak Jawa mempunyai ukuran lebih sedang. Disamping itu, burung bernama lain Barn Owl juga mempunyai sayap yang panjang dan bundar dan ekor yang pendek. Karena sayap dan ekor berikut, burung Serak Jawa sanggup lakukan penerbangan agak miring dengan style yang paling khas.

Wajarnya, kaki Serak Jawa memiliki ukuran lebih panjang dan kepalanya bundar tanpa jumbai telinga. Perlu anda kenali, bila keseluruhannya burung Hantu ini warna bermata gelap dan pucat.

Bulu-bulu yang dipunyainya juga benar-benar mempesona, di mana ada kombinasi di antara buff dan kepala pada kepala, sayap atas, dan punggung. Sementara di wajah, badan, dan sisi bawahnya warna putih.

Burung Serak Jawa umumnya bersarang dan menempati di perkebunan, bangunan, lumbung yang tidak terurus, dan pohon-pohonan lebat. Ketika malam hari datang, Barn Owl akan mengincar mangsanya dengan terbang secara rendah. Luar biasanya kembali, Serak Jawa mempunyai pendengaran yang sangatlah baik di mana dia dapat mendapati tikus kecil secara mudah dari suara mereka.

Beluk Jampuk

Dikenali dengan istilah Barred Eagle Owl, burung satu ini mempunyai ukuran badan yang termasuk besar dengan panjang capai 45 sentimeter. Tidak cuman hanya itu, burung yang namanya Beluk Jampuk juga terbanyak dipiara oleh mayoritas pencinta burung. Ini tidak lain karena ciri-ciri uniknya yang baik menarik hati beberapa pecintanya.

Di mana keunikan itu berada pada bulu-bulunya yang warna abu abu tua dengan bintik telinga horizontal menonjol ke atas. Disamping itu, burung yang dipanggil bernama Hingkik ini juga mempunyai warna cokelat kehitaman yang ada pada bagian atas badannya sementara sisi bawahnya warna abu abu keputihan bergaris hitam tebal.

Burung Jampuk mempunyai komunitas asli di rimba tropis dan subtropis daratan rendah dengan ketinggian sampai 1000 mtr. di permukaan laut. Menariknya kembali, Hingkik terhitung ke tipe burung Hantu yang setia dan cuman mempunyai satu pasangan seumur hidupnya. Ketika musim kawin datang, mereka akan balik ke sarang yang serupa dari tahun ke tahun.

Kekhasan burung Strigiformes yang dipunyai Indonesia ini membuat mayoritas warga ingin memikulgbiaknya. Bahkan juga tidak sekedar hanya tiga tipe yang disebut semata-mata, ada banyak tipe Owl yang lain yang diberi dengan keunikan menarik. Kepamoran burung Strigiformes di kelompok pencinta burung tidak lain karena daya tariknya yang demikian menarik.