Sun. Dec 4th, 2022

10 Ciri-ciri Negara Berkembang dan Daftar Negara Berkembang

Negara berkembang merupakan istilah yang digunakan untuk mengklasifikasikan tingkat perekonomian, kualitas hidup penduduk, serta tingkat pendapatan yang masih berkembang dan akan terus tumbuh yang dimiliki sebuah negara.

Terdapat dua faktor yang menentukan apakah suatu negara termasuk kelompok negara berkembang atau tidak, yaitu faktor ekonomi dan non ekonomi. Untuk mengetahui suatu negara termasuk negara berkembang atau tidak, kamu harus mengenali ciri – cirinya.

Berikut ciri – ciri negara berkembang di dunia :

  1. Tingkat Pendapatan Perkapita Rendah

Pendapatan perkapita merupakan rata – rata pendapatan penduduk di suatu negara yang bisa diketahui dengan membagi pendapatan nasional dengan jumlah penduduk negara tersebut. Pendapatan perkapita yang dimiliki negara berkembang tergolong rendah. Hampir separuh negara di dunia memiliki tingkat pendapatan perkapita rendah sehingga termasuk kelompok negara berkembang.

  1. Angka Kelahiran Yang Tinggi

Jumlah penduduk di negara berkembang banyak karena tingginya angka kelahiran. Pemicu angka kelahiran yang tinggi tersebut adalah karena terjadinya pernikahan dini, tingkat pendidikan yang rendah, dan lain sebagainya.

Perserikatan Bangsa – Bangsa (PBB) pada tahun 2013 menyatakan bahwa angka kelahiran yang tinggi terutama di negara – negara berkembang merupakan tantangan yang belum selesai bagi dunia.

  1. Tingkat Korupsi Yang Tinggi

Ciri – ciri negara berkembang selanjutnya yaitu tingkat korupsi yang lebih tinggi dibandingkan negara maju. Korupsi sendiri merupakan perbuatan keji dan tak terpuji yang masih mengakar di pemerintahan sebuah negara.

  1. Masyarakatnya Kurang Displin

Tingkat kedisplinan masyarakat di negara berkembang masih terbilang rendah. Berbanding terbalik dengan masyarakat di negara maju yang justru sangat menghargai waktu dan disiplin menaati peraturan. Kedisplinan di negara berkembang memang belum menjadi budaya dan kebiasaan sehingga seringkali ditemukan banyak pelanggaran kedisplinan dalam kehidupan sehari – hari. Untuk mengubah mental masyarakat yang kurang disiplin tersebut dibutuhkan peran pemerintah terutama pimpinan negara dalam menegakkan aturan dengan tegas.

  1. Jumlah Penduduk Miskin Banyak

Ciri – ciri dari negara yang sedang berkembang selanjutnya adalah banyak penduduk miskin. Bank Dunia mengungkapkan bahwa penduduk miskin di negara berkembang mencapai 40 persen dengan pertumbuhan melambat sepanjang tahun. Melambatnya laju perekonomian akan berdampak pada pertumbuhan global secara keseluruhan. Perlambatan yang terjadi di negara berkembang secara tidak langsung akan berdampak pada terhambatnya upaya pemberantasan kemiskinan dan kesejahteraan penduduk.

  1. Tidak Memiliki Modal Yang Cukup

Negara yang sedang berkembang membutuhkan banyak dana untuk bisa membangun dan memperbaiki infrastruktur untuk pembangunan. Sehingga membuat banyak investor asing yang mengincar negara berkembang untuk menanamkan modalnya. Modal sendiri merupakan salah satu faktor pencetus pertumbuhan ekonomi yang menjadi tujuan sebuah negara. Agar negara berkembang bisa mendapatkan modal yang cukup dibutuhkan andil para investor yang berinvestasi.

  1. Tingginya Tingkat Pernikahan Dibawah Umur

Ciri – ciri negara berkembang yang terakhir adalah tingginya tingkat pernikahan dibawah umur. Bank Dunia dan International Center for Research on Women mengungkapkan fakta bahwa negara berkembang menderita kerugian hingga mencapai miliaran dolar akibat perkawinan dibawah umur ditahun 2030.

Contohnya di Indonesia, disebut pernikahan dibawah umur jika pengantin wanita masih berusia dibawah 16 tahun, sesuai dengan Undang – Undang Nomor 1 tahun 1974 tentang perkawinan. Di usia tersebut, wanita belum memiliki organ reproduksi yang matang. Hal itu mengakibatkan rentannya kematian bayi akibat komplikasi. Selain itu masih ada resiko lainnya yang mungkin dialami bayi antara lain peluang bayi menderita stunting lebih tinggi pada ibu muda dibandingkan dengan ibu berusia matang.

By Drajad