Sun. Dec 4th, 2022

Dalam dunia ekonomi, Anda akan menemukan berbagai jenis perusahaan. Baik organisasi mandiri maupun koperasi. Berbagai organisasi yang didirikan menghidupkan kembali perekonomian negara.

Oleh karena itu, meskipun merupakan usaha kecil dan menengah, tentu pemerintah fokus bekerja sama dengan masyarakat sekitar untuk memulai usaha.

Tapi perannya benar-benar hebat. Organisasi itu sendiri adalah entitas hukum, teknologi dan ekonomi yang tujuannya adalah untuk menghasilkan keuntungan dan melayani masyarakat.

Ada banyak jenis bisnis di dunia ini. Mereka juga memiliki karakteristik unik yang membuat mereka berbeda satu sama lain. https://patimbanservisindonesia.co.id/

Jenis-Jenis Badan Usaha

Apakah Anda memahami jenis entitas yang Anda bentuk? Banyak orang yang belum memahami jenis-jenis bisnis.

Bahkan, mengetahui jenis organisasi dapat membantu Anda menemukan bisnis Anda.

Berikut adalah delapan jenis entitas yang perlu Anda ketahui untuk lebih memahami.

1. Perusahaan perseorangan

Kepemilikan tunggal adalah jenis bisnis yang didirikan dan dimiliki oleh seorang individu. Menjadikan pemilik bertanggung jawab penuh atas semua kegiatan yang berlangsung di dalam perusahaan.

Selain tanggung jawab atas kegiatan, pemilik juga bertanggung jawab penuh atas risiko usahanya.

Misalnya, bisnis swasta biasanya mencakup binatu, usaha kecil, penjual bakso, restoran, dll.

2. CV

CV (commanditaire vennootschap) adalah bentuk kerjasama bisnis antara dua pihak dimana satu pihak hanya menyediakan modal dan pihak lain bertanggung jawab untuk mengelola dan mengatur modal yang ada.

Tanggung jawab CV terbatas pada modal disetor saja. Pihak pengendali disebut sekutu aktif, sedangkan pihak yang memberikan modal saja disebut sekutu pasif.

Contoh resume CV. Lanjutkan selamanya, lanjutkan. CV yang tidak pernah pensiun. setengah bulan, dll.

3. Firma

Firma adalah suatu konsorsium yang dipimpin oleh dua orang atau lebih dengan nama yang sama. Tidak seperti resume, tanggung jawab internal setiap anggota tidak terbatas.

Korporasi memiliki nama yang sama, tetapi korporasi bukanlah badan hukum. Contoh nama perusahaan seperti Star Moon Firm dan FirmForward Together.

4. PT

Anda pasti sudah banyak mendengar tentang PE, bukan? PT atau Perseroan Terbatas adalah badan hukum yang terdiri dari para pemegang saham yang mempunyai kewajiban terbatas sehubungan dengan jumlah modal disetor.

PT terbuka dan tertutup. PT Terbuka adalah PT yang sahamnya diperdagangkan di pasar modal. Biasanya nama PT diikuti dengan karakter tbk (terbuka).

Selama PT ditutup, sahamnya umumnya tidak diperdagangkan. Jenis PT ini biasanya milik keluarga.

Contoh nama PT terkenal seperti PT Unilever Indonesia Tbk dan PT Mayora Indah Tbk.

5. Persero (Perseroan Terbatas)

Persero adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dahulu dikenal sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Sifat perusahaan ini sama dengan perusahaan biasa. Dengan kata lain, Anda mendapatkan keuntungan maksimal.

Namun, mayoritas saham perusahaan harus dimiliki atau dikuasai oleh negara. Batas minimumnya adalah 51%.

Persero ini biasa dikenal dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Contoh perusahaan publik seperti PT PLN, PT Kereta Api Indonesia dan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI).

6. Perusahaan Daerah

Perusahaan daerah adalah perusahaan yang sahamnya dimiliki oleh pemerintah daerah. Biasa disebut Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Tujuan memulai bisnis lokal adalah untuk mendapatkan keuntungan. Keuntungan yang diperoleh digunakan untuk membiayai pembangunan daerah.

Misalnya perusahaan daerah atau PDAM (perusahaan daerah air minum).

7. Koperasi

Koperasi adalah organisasi ekonomi yang dimiliki dan dijalankan oleh sekelompok orang untuk kepentingan bersama.

Koperasi itu sendiri didasarkan pada asas kekeluargaan. Tujuan koperasi adalah untuk menangani kegiatan ekonomi pada tingkat yang lebih rendah.

Anda pasti sudah banyak mendengar tentang koperasi bukan? Contoh proyek kerjasama seperti Koperasi Persatuan Desa.

8. Yayasan

Yayasan adalah badan hukum yang tujuannya adalah kegiatan sosial, bukan komersial. Dengan demikian, aset dana dibagi.

Biasanya yayasan di Indonesia bersifat sosial, dan kemanusiaan. Misalnya yayasan panti jompo, yayasan panti sosial, yayasan panti asuhan, dan masih banyak lagi. kirim mobil ke medan