Alasan Mengapa Perusahaan Melakukan Konsolidasi

Alasan Mengapa Perusahaan Melakukan Konsolidasi

Alasan Mengapa Perusahaan Melakukan Konsolidasi

Memutuskan untuk bergabung dengan perusahaan lain tidaklah mudah. Keputusan untuk bergabung dibuat dengan alasan yang sangat kuat. Dengan demikian, sebelum menggabungkan badan usaha, setiap perusahaan pasti memiliki tujuan tertentu yang ingin dicapai. Jenis merger yang akan dipilih juga dilakukan dengan pertimbangan yang berbeda. Ada beberapa alasan bank atau perusahaan melakukan merger konsolidasi. Alasan yang biasa digunakan antara lain:

 

1. Masalah Kesehatan

Jika suatu bank telah dinyatakan tidak sehat oleh Bank Indonesia setelah melalui beberapa perbaikan, maka bank tersebut disarankan untuk melakukan merger. Pilihan merger tentunya dengan bank yang sehat. Jika bank hasil merger sama-sama dalam keadaan tidak sehat, sebaiknya opsi merger adalah konsolidasi atau bisa juga diakuisisi oleh bank lain yang sehat.

 

2. Masalah Permodalan

Jika modal suatu bank kecil, sulit untuk mengembangkan usahanya, bank dapat bergabung dengan satu atau lebih bank sehingga kepemilikan modal menjadi besar. Bank Maras, misalnya, hanya bermodal 5 miliar dengan 12 cabang, sama dengan Bank Mangkol yang bermodal 10 miliar dan memiliki 20 cabang. Gabungan dua bank tersebut kini memiliki modal 15 miliar dan 32 cabang. Dengan merger atau peleburan otomatis industri, lebih mudah untuk mengembangkan bisnis mereka. Yang jelas, penggabungan modal dan cabang-cabang dari berbagai bank peserta akan semakin luas cakupannya.

 

3. Masalah Manajemen

Manajemen bank kacau atau tidak profesional, sehingga perusahaan masih merugi dan sulit berkembang. Bahkan bank jenis ini perlu melakukan merger atau peleburan dengan bank yang lebih profesional yang dikenal dengan manajemen kualitasnya.

 

4. Teknologi dan Administrasi

Bank yang menggunakan teknologi tradisional sangat bermasalah. Dalam perkembangan yang begitu pesat, dibutuhkan teknologi yang canggih. Untuk memperoleh teknologi canggih, Anda tidak membutuhkan banyak modal. Opsi keluar yang lebih disukai adalah bergabung dengan bank yang sudah memiliki teknologi canggih. Demikian pula untuk bank-bank yang kurang sering dan masih tradisional dalam hal administrasi, sebaiknya bank-bank melakukan merger atau merger, sehingga diharapkan administrasinya lebih baik.

 

5. Ingin Menguasai Pasar

Tujuan ingin menguasai pasar tidak dijelaskan kepada pihak luar dan biasanya hanya diketahui oleh mereka yang ingin bergabung. Dengan penggabungan beberapa bank, jumlah cabang dan jumlah nasabah yang dimiliki bertambah. Tujuan ini juga dicapai untuk menghilangkan atau melawan pesaing yang ada. Sumber Rangkuman Terlengkap : https://www.sarjanaekonomi.co.id/