Thu. Jan 20th, 2022

Budidaya ikan patin memiliki kelebihan dan kekurangan, hal ini wajar dalam berbisnis ya guys. Sebagai pertimbangan untuk memulai suatu bisnis yak kan?

Kelebihan budidaya ini yakni waktu budidaya yang cepat serta didukung saat ini pemerintah telah mengeluarkan kebijakan terkait pembatasan kuota impor ikan, sehingga peningkatan produksi ikan dalam negeri menjadi tumpuan kebutuhan pasar lokal. Selain itu, harga jual ikan patin juga tergolong cukup tinggi, dan peminatnya tidak kalah banyak dengan jenis ikan lainnya.

Sedangkan kendala budidaya patin adalah masih kurangnya pengetahuan masyarakat akan manfaat ikan patin, sehingga masih sedikit antusiasme masyarakat untuk mengolah dan membeli ikan patin dan lebih memilih ikan yang sudah familiar seperti ikan lele menurut https://agrarindo.com/ , bawal, masih belum meratanya harga ditiap daerah, hal ini membuat tidak semua ikan patin dapat terserap di perusahaan penerimanya.

Untuk membuktikan bahwa bisnis ini memiliki potensi yang tinggi untuk dikembangkan dan keuntungan yang besar berikut disajikan analisis usaha keuntungan secara simpel dan murah sebagai berikut:

Asumsi :

  • Kolam ukuran 7 x 10 meter dengan kedalaman air 120 cm (diluar modal biaya tetap)
  • Panen 7 bulan, dengan 2000 kg ikan patin

Modal @ Produksi

  • Bibit 1 inch (sebesar sedotan air minum/ 6000 ekor) : Rp 900.000.00
  • Pakan Apung merek pf 1000 isi 10 kg (3 x @ 130.000) : Rp 390.000.00
  • Pakan Apung merek 781-2 isi 30 kg (2 x @ 200.000) : Rp 400.000.00
  • Pakan Tambahan Alami (Sayur Busuk/Ikan sisa) : Rp. 150.000.00
  • Intalasi dan Peralatan Listrik : Rp. 100.000.00
  • Tenaga Kerja ( 7 bulan x @ 500.000) : Rp 3.500.000.00
  • Total modal keseluruhan : Rp.5.440.000.00

Omset @ panen

  • 2000 kg (6000 ekor) x @ Rp 14.000 : Rp 28.000.000.00

Laba bersih modal

  • Rp 28.000.000 – Rp 5.440.000.00 : Rp 22.560.000.00

Berdasarkan hasil perhitungan diketahui bahwa selama tujuh bulan panen dengan asumsi kolam ikan sudah ada, budidaya tanpa pembibitan benih, modal 2000 benih ikan patin yang dibeli dipasaran dengan kualitas unggul sehingga keuntungan bersih yang didapatkan sobat setelah panen budidaya ikan patin adalah Rp. 22.560.000.00.

Baca Juga : Budidaya Ikan Lele Bisnis Modal Kecil Omset Puluhan Juta

Itulah 6 cara budidaya ikan patin yang dapat membuat cepat panen. Sobat bisa memulainya dengan memilih kolam yang tepat, pemilihan bibit hingga proses panen. Selain itu pengembangan di Indonesia, ikan patin ini masih memiliki potensi pasar yang luas baik lokal dan internasional.

Jika ditelisik dengan analisis usaha, bisnis ini dapat memberi keuntungan lebih dari 100% wah sangat menggiurkan bukan?