Sun. Dec 4th, 2022

Apakah Anda penasaran berapa biaya pembuatan situs berbasis WordPress? Membuat situs di platform ini sesungguhnya bisa dikerjakan secara murah, bahkan gratis. Namun membangun situs tertentu untuk bisnis butuh biaya tambahan, minimal untuk membeli hosting dan domain.

Apalagi terkecuali Anda idamkan mempunyai sebuah situs perusahaan atau situs toko online yang profitable. Perlu biaya tambahan untuk optimasi, kustomisasi, maintenance dan perawatan rutin. Hal ini pasti tidak bisa Anda melaksanakan sendiri dan butuh peran developer sehingga biaya yang dikeluarkan pun bertambah.

Karena keperluan yang berbeda, harga pembuatan situs menjadi sangat variatif, jadi dari ratusan ribu bahkan hingga ratusan juta. Simak estimasi biaya pembuatan situs secara independen dan melalui penyedia jasa pembuatan website profesional. Selengkapnya lihat tutorial berikut ini ya, selamat membaca.

Biaya Pembuatan Website Secara Mandiri

WordPress sebagai CMS open source amat mungkin siapapun, bahkan tanpa skill coding untuk bisa menyebabkan sebuah situs secara gampang dan praktis. Tapi, jangan dianggap perihal ini sangat gratis dan tanpa mengeluarkan biaya sepeserpun.

Seperti yang kita ketahui, platform gratis dari WordPress tidak cocok digunakan untuk berbisnis gara-gara fiturnya sangat terbatas. Bahkan, Anda tidak mempunyai peluang untuk membuahkan duit dengan situs gratisan.
Jika Anda idamkan sebuah situs bisnis, Anda wajib mau mengeluarkan biaya untuk membeli sebagian keperluan dasar. Sejumlah fitur utama situs yang wajib Anda mempunyai adalah:

domain
hosting
SSL
plugin
tema

Bukan cuman biaya pembelian, bakal ada pengeluaran untuk biaya teratur bulanan dan tahunan gara-gara tidak seluruh segi di atas bisa diperoleh dalam sekali beli.

Lantas, berapa sih anggaran yang diperlukan untuk menyebabkan situs sendiri? Selengkapnya lihat pembahasan lebih lanjut detil perhitungan pembuatan situs situs berikut ini cek disini.

 

1. Beli Domain

Walaupun menyebabkan situs berbasis WordPress itu gratis, Anda masih wajib mengeluarkan duit untuk membeli domain. Domain bermanfaat sebagai alamat yang bakal memudahkan kunjungan ke website.

Dengan fitur ini pengguna tidak wajib mengetikkan IP Address untuk menuju sebuah situs web. Untuk mendapatkan domain, Anda bisa mendatangi sejumlah registrar seperti:

Namecheap
Dewaweb
Namesilo
Google Domains
IdCloudHost
Qwords
Niagahoster
Hostinger
Dynadot

Biaya untuk membeli domain sangat beragam, biasanya berkisar antara Rp 16.000 hingga Rp 445.000 per tahun. Beberapa jenis domain yang kondang dipakai diantaranya .com, .id, .net, dan .co.id.

Diantara sebagian nama domain di atas, .com lebih banyak dipakai gara-gara harganya memadai ramah di kantong. Saat ini, Anda bisa mendapatkan ekstensi domain .com hanya dengan biaya Rp 200.000 – Rp 165.000 saja berlaku untuk 1 tahun.

 

2. Sewa Web Hosting

Hosting merupakan tidak benar satu fitur utama yang wajib dimiliki oleh sebuah website. Spek terhadap fitur ini menjadi segi utama yang membedakan biaya pengembangan website.

Semakin besar kapasitas hosting, makin kuat performa situs maka makin besar pula biaya yang wajib Anda keluarkan.

Biaya untuk menyewa paket hosting biasanya berkisar antara Rp 10.000 hingga >Rp 1.000.000 per bulan. Beberapa referensi platform yang menyediakan hosting adalah:

DomaiNesia
Dapur Hosting
Niagahoster
Ardetamedia
ArdHosting
Qwords

Sedikit catatan, sebaiknya pahami lebih-lebih dahulu keperluan situs sebelum saat pilih budget untuk menyewa hosting. Kebutuhan spek hosting tiap situs bisnis berbeda sehingga tidak bisa disamaratakan.

 

3. Pemasangan SSL

SSL adalah komponen yang bermanfaat untuk merawat keamanan data sebuah website. Meskipun bukan fitur utama, SSL sangat penting untuk memproteksi data spesial Anda dari setiap pengguna.

Sebetulnya Anda bisa mendapatkan SSL dengan gratis dengan mengfungsikan fitur Let’s Encrypt. Hanya saja, fitur ini belum memadai menjamin keamanan situs sehingga butuh SSL versi berbayar.

Harga pemasangan sertifikat SSL sangat variatif, sebagian ada yang gratis. Untuk yang berbayar biasanya lebih kurang Rp 100.000 hingga Rp 4.000.000 untuk era aktif 1 tahun. Beberapa segi yang membedakan harga SSL biasanya terletak terhadap domain, garansi dan implementasi teknologinya.

Untuk mendapatkan SSL, Anda bisa mendatangi sebagian agensi yang juga menjual domain dan hosting. Terkadang, perusahaan semacam ini juga menawarkan paket tertentu yang udah mencakup ketiga fitur tersebut.

Beberapa anjuran agensi yang melayani pembelian SSL adalah:

Dewaweb
DomaiNesia
Masterweb
Hostinger
Niagahoster
IdWebHost
IdCloudHost

 

4. Biaya Penambahan Plugin & Add-On

Sebuah situs butuh plugin untuk memperkaya fitur dan menaikkan fungsionalitas tanpa melaksanakan coding. Plugin adalah tools add-on yang bisa dilepaskan pasang seperti template.

Oleh gara-gara itu, pemasangan plugin biasanya sangat tergantung terhadap keperluan situs itu sendiri. Website ecommerce misalnya, butuh fitur dan plugin yang lebih banyak. Seperti plugin menjual beli, katalog produk, ecommerce, dan banyak lagi.

Saat ini WordPress mempunyai 580.000 lebih plugin yang bisa diakses di direktori platform tersebut. Hanya saja, Anda tidak wajib menempatkan seluruh di website. Cukup tambahkan plugin yang Anda butuhkan saja seperti plugin SEO, keamanan, cache, dan statistik.

Sebetulnya sejumlah plugin dan add-on bisa diunduh secara gratis. Namun, terhadap paket premium, biasanya harga plugin berkisar antara Rp 700.000 hingga >Rp 2.000.000.

 

5. Pasang Template / Tema

Template atau tema situs bermanfaat untuk berikan tampilan desain yang menarik. Biasanya desain situs bisa dikustomisasi dan sesuai dengan keinginan.

Namun terkecuali Anda bukan desainer web, pasti mendesain menjadi masalah tersendiri. Untuk itu sebaiknya mengfungsikan tema yang tersedia, baik itu yang gratis dan berbayar. Anda tinggal pilih dan pilih tema yang cocok untuk jenis situs Anda.

WordPress mempunyai ribuan template gratis dan juga premium yang dibandrol dengan harga berbeda-beda. Untuk tema premium, biasanya bisa Anda membeli dengan harga kisaran Rp 200.000 – Rp >2.000.000.

Selain dari direktori WordPress, Anda juga bisa membeli dari pihak ketiga atau marketplace untuk mendapatkan tema website. Beberapa diantaranya adalah:

Mojo Themes
CodeCanyon
Mojo Code
ThemeForest
Creative Market
ThemeSnap
WP Shop
WP Eden

Selain template yang udah jadi, Anda juga bisa mendapatkan fitur kustomisasi desain elemen melalui platform Template Monster. Biaya kustomisasi untuk satu elemen biasanya lebih kurang Rp 280.000.

Biaya Pengeluaran Tambahan (Opsional)

Kelima segi yang udah dibahas di awalnya adalah fitur dasar yang wajib Anda mempunyai d fase awal pembuatan web. Selain fitur tersebut, Anda bisa juga mengeluarkan biaya tambahan. Yakni untuk ecommerce, marketing, maintenance dan sebagian keperluan additional lainnya.

Tapi segi tambahan ini sifatnya opsional, bisa Anda urus belakangan. Beberapa segi juga tidak wajib dikerjakan terkecuali dirasa belum begitu penting.

Fitur Ecommerce

Jika idamkan menyebabkan situs ecommerce Anda butuh fitur tertentu toko online yang biasanya berbayar. Beberapa fitur yang wajib dipasang terhadap situs bisnis sepert:

woocommerce untuk toko online (250.000/tahun)
easy digital downloads untuk produk digital (187.000/bulan).
ecwid untuk situs bisnis (>1.000.000/tahun).
Biaya pemasangan fitur tertentu ecommerce memadai beragam. Biasanya berkisar antara Rp 180.000 hingga >1.000.000 untuk era aktif 1 bulan hingga 1 tahun.

 

Maintenance

Pembuatan situs tidak berhenti hingga situs udah menjadi saja. Website butuh perawatan dan pemeliharaan untuk mempertahankan kualitasnya. Untuk melaksanakan perawatan situs sesungguhnya bisa Anda melaksanakan sendiri dan ini gratis.

Melalui WordPress, Anda bisa melaksanakan pemeliharaan teratur tanpa biaya. Tinggal beri tambahan sebagian plugin untuk update software, tema dan plugin secara otomatis. Untuk pemeliharaan keamanan, Anda bisa tambahkan plugin tertentu seperti:

Jetpack Backup
BackWPUp
UpdraftPlus

Namun, terkecuali Anda kesulitan, bisa menyerahkan tugas pemeliharaan kepada agensi profesional, biasanya diperlukan biaya lebih kurang Rp 750.000 – 5.000.000 per bulan.

 

Tabel Estimasi Biaya

Agar lebih memudahkan, lihat langkah mengkalkulasi biaya pembuatan situs sendiri yang bakal dirangkum terhadap tabel di bawah ini. Kami hanya mencantumkan fitur dasar yang wajib Anda install kala menyebabkan sebuah situs web.Nah, dari tabel di atas udah ketemu ya berapa estimasi total biaya yang dikeluarkan untuk menyebabkan situs dari yang termurah hingga termahal.

Perlu dicatat bahwa angka berikut tidak bisa menjadi patokan gara-gara harga setiap elemen bisa bervariasi. Namun bisa saja masih berada di kisaran angka tersebut.

Jika bisnis Anda memadai besar sepertinya menyebabkan situs sendiri kurang disarankan. Sebaiknya mengfungsikan jasa profesional yang bisa mengelola segala keperluan situs secara menyeluruh.

By Drajad