Sat. Nov 26th, 2022

Halo semuanya, terimakasih telah berkunjung ke web site sistem industri. Beberapa artikel di awalnya telah mengulas perihal valve dan jenis-jenisnya. Tentu sebagian besar dari Anda telah tahu apa yang dimaksud bersama valve, valve adalah suatu alat yang digunakan sebagai pengontrol aliran fluida dengan Flow Meter LC M10 terhadap sistem perpipaan. Kali ini penulis dapat mengulas perihal solenoid valve pneumatic, silakan anda baca artikel ini sampai selesai.

Cara Kerja Solenoid Valve Pneumatic

Apa yang dimaksud bersama solenoid valve pneumatic?, solenoid valve pneumatic adalah tipe valve yang menggunakan energi listrik sebagai tenaga penggeraknya lewat solenoid. punyai kumparan sebagai penggerak piston yang bisa digerakkan oleh arus AC aupun DC. Jenis valve ini punyai lubang masukan sebagai tempat masuknya udara, lubang keluaran dan lubang exhaust pneumatic.

Jadi, apa saja kegunaan dari ketiga lubang tersebut?, lubang masukan sebagai tempat masuknya hawa dan lubang keluaran sebagai tempat di mana hawa bertekanan keluar kemudian dapat dihubungkan ke di dalam pneuamtic, Sedangkan untuk saluran exhaust bermanfaat sebagai saluran tempat keluarnya hawa bertekanan. Udara bertekanan tersebut dihasilkan oleh plunger yang bergerak waktu selenoid valve pneumatic beroperasi.

Solenoid valve merupakan elemen control yang banyak digunakan terhadap industri terutama yang berhubungan bersama pengolahan fluida gas. Adapun kegunaan utama dari solenoid valve yaitu untuk mematikan, untuk pencampuran fluida, distribusi, dose dan release. Perlu anda ketahui bahwa solenoid valve punyai beragam macam tipe bergantung dari metode kerjanya dan penggunaanya. Namun, sekiranya diamati dari modelnya, solenoid valve terdiri dari dua tipe yaitu solenoid valve double coil dan single coil biarpun ke dua tipe ini memeiliki langkah kerja yang sama.

Saat ini soleoid valve banyak diaplikasikan terhadap suatu sistem tertentu, dikarenakan punyai kelebihan layaknya jaman servis yang tergolong lama, terlalu efisien, safe dan energi pengecekan rendah. Dalam pengaplikasiannya, solenoid valve terdiri dari sebagian variasi seusai keguaan mesin tersebut. Berikut ini adalah sebagian penggunaan solenoid valve:

Untuk menggerakkan piston valve
Untuk menggerakkan tabung silinder
Untuk menggerakkan blow set valve.

Supaya anda lebih tahu perihal solenoid valve pneumatic, maka dapat lebih baik sekiranya anda juga tahu komitmen kerja dari alat ini. Berikut langkah kerja atau komitmen kerja solenoid valve, pertama coil yang terkandung terhadap katup listrik dapat bergerak kala memperoleh suplai tenaga listrik dan coil tersebut dapat berubah jadi energi medan magnet, medan magnet tersebut dapat menggerakkan piston terhadap bagian dalam. Umumnya tegangan kerja terhadap solenoid valve berkisar 100/200 VAC, tapi tersedia juga tipe solenoid valve yang menggunakan tegangan kerja DC.

Dalam prosesnya, motor listrik dapat dihidupkan untuk mengoperasikan kompresor. hawa luara dapat disedot dan ditekan ke di dalam tangki hawa sampai capai tekanan tinggi. Saat penyaluran hawa bertekanan ke semua sistem dibutuhkan service unit yang terdiri dari shut off valve (katup keran), filter (penyaring) dan pengatur tekanan atau regulator.

Mengapa service unit tersebut diperlukan?, dikarenakan hawa yang bertekanan perlu terlalu bersih waktu masuk ke di dalam sirkuit pneumatik. Umumnya tekanan operasional yang digunakan lebih kurang 6 bar.

Udara bertekanan dapat keluar lewat outlet port lewat selang elastis dan kemudian masuk ke di dalam katup masukan pneumatic (inlet port). Udara yang bertekanan dapat mengisi tabung pneumatic dapat menggerakkan piston di dalam posisi maju dan dapat berhenti terhadap lubang outlet port pneumatic (saluran buang pneumatic) sebagai tempat keluarnya udara.

By Drajad