• Tue. Dec 1st, 2020

Jenis Kayu Keras di Indonesia

Byzuzum gaul

Nov 21, 2020

Indonesia dikenal tidak hanya karena kekayaan lautnya yang melimpah, tetapi juga kekayaan hasil hutannya. Salah satu contohnya adalah berbagai jenis kayu yang dihasilkan oleh hutan di Indonesia.

Kayu yang dihasilkan tergolong keras, sehingga banyak digunakan sebagai bahan pembuatan furniture, bangunan, kerajinan, dll. Setiap jenis kayu yang dihasilkan memiliki sifat yang berbeda-beda. Spesies kayu keras di Indonesia dijelaskan di bawah ini.

Berikut 5 Jenis Kayu Keras di Indonesia Yang Wajib Anda Ketahui

1. Kayu Jati

Jenis kayu ini paling populer di Indonesia. Bagaimana tidak, kayu ini menjadi pilihan utama saat membuat furnitur atau bangunan. Alasannya adalah karena ia memiliki sifat yang mampu seperti ketekunan. Jati juga dikenal dengan kekuatan dan kepadatannya yang mempengaruhi keawetan kayunya sehingga tahan terhadap serangan rayap.

Kayu jati identik dengan warna coklat dan memiliki kekerasan antara 630-720 kg / M3. Banyaknya keunggulan kayu jati menjadikannya pilihan utama untuk diolah menjadi produk ukir yang indah dan pedesaan.

2. Kayu Merbau

Jenis kayu keras berikutnya di Indonesia adalah kayu merbau. Jenis kayu ini berasal dari Maluku dan Papua. Karena merupakan salah satu kayu keras maka disebut kayu ulin. Perlu diperhatikan bahwa kayu Merbau asal Indonesia berkualitas ekspor.

Kayu Merbau sering digunakan sebagai bahan dasar konstruksi bangunan, muat truk, tiang jembatan, parkit untuk lantai, dll. Ini karena kayu merbau memiliki ketangguhan dan ketahanan. Selain itu kayu ini memiliki keawetan yang tinggi, sehingga dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan kapal.

3. Kayu Meranti

Kayu Meranti atau kayu Kalimantan banyak digunakan untuk pembuatan furniture, kusen dan panel. Kayu meranti juga dapat digunakan sebagai pulp untuk kertas dan kosmetik. Kayu meranti dikatakan termasuk jenis kayu yang cukup keras. Kekerasannya antara 580 dan 770 kg / m.

Kayu meranti berwarna coklat kemerahan dan tidak memiliki butiran atau butiran. Kualitas kayu jenis ini tidak kalah dengan kualitas kayu jati. Karena sifatnya, kayu ini sangat cocok sebagai material bangunan atau furniture.

4. Kayu Ulin

Jenis kayu keras berikutnya adalah kayu ulin. Kayu ulin sangat mudah ditemukan di Indonesia dan dapat digunakan sebagai bahan pembuatan kapal. Sifat-sifat kayu ini, seperti tahan suhu dan kelembaban, berubah-ubah, tidak rawan rayap dan pengaruh air karena sifatnya yang berat dan keras.

Kayu ini tidak hanya dapat digunakan untuk bahan kapal, tetapi juga untuk konstruksi panggung dan bahan kerajinan. Kekuatan dan keawetan kayu uli berada pada level I.

5. Kayu Eboni

Kayu jenis ini merupakan jenis kayu yang sudah kekurangan pasokan akibat kegiatan ekspor. Ebony memiliki ciri kombinasi hitam dan coklat serta memiliki urat yang menonjol dari kayu Indonesia lainnya.

Kekuatan dan daya tahan kayu eboni ada pada frame I dengan kepadatan rata-rata 1,05. Kepadatan mencegahnya mengapung di air. Ebony banyak digunakan sebagai bahan baku alat musik seperti piano, gitar dan biola. Selain itu juga digunakan untuk tongkat, ukiran, patung, dan perhiasan.

Nah itulah 5 jenis kayu keras di Indonesia yang perlu diketahui. Kelima kayu tersebut tidak hanya keras, tetapi juga memiliki khasiat yang tak terbantahkan. Semoga bermanfaat!.

Apakah teman mengetahui apa itu plywood? Yuk klik tautan tersebut untuk mengetahuinya lebih lanjut. Disini kita juga jual plywood solo dengan harga yang cukup bersahabat dengan kantong Anda.