Kekurangan Kayu Meranti

Kayu Meranti atau yang juga dikenal dengan kayu Mahoni merupakan jenis kayu yang sangat digemari sebagai bahan baku konstruksi konstruksi terutama di daerah tropis seperti negara Asia Tenggara. Tidak hanya sebagai bahan bangunan, kayu dari pohon meranti juga sangat cocok sebagai bahan dasar furniture triplek meranti.

Jika Anda membutuhkan jepara furniture bisa kunjungi tautan tersebut. Disana hasil yang dikerjakan sangat baik dan bagus yang menjadi salah satu indonesia furniture terbaik dikelasnya.

Kayu meranti memiliki ciri permukaan yang sedikit lebih gelap. Perubahan warna menunjukkan bahwa kayu meranti semakin gelap seiring bertambahnya usia. Namun seiring dengan pematangan kayu meranti, kualitas kayu yang dihasilkan semakin baik. Kayu meranti umumnya memiliki bobot yang ringan hingga berat.

Kelebihan Kayu Meranti

Ada beberapa keunggulan kayu meranti yang sangat digemari, katanya:

1. Mudah dikeringkan

Kelebihan dan kekurangan kayu meranti bisa dilihat dari proses pengeringannya. Pengeringan dilakukan agar kandungan lembab kayu meranti hingga ukuran kayu dapat mengimbanginya. Pengeringan kayu meranti dapat dilakukan secara alami selama kurang lebih 90 hari, sedangkan metode pengeringan dengan oven dapat mempercepat waktu yaitu hanya 7 hari.

2. Kualitas sangat baik

Kayu meranti akan memiliki kualitas yang lebih baik berdasarkan umur. Kelebihan dan kekurangan kayu meranti bisa diukur dari umur kayu yang digunakan. Warna kayu yang lebih terang menandakan bahwa kayu meranti masih muda dan warna kayunya lebih gelap, umur kayunya lebih tua tetapi kualitasnya sangat baik.

3. Kayu meranti memiliki ciri yang cukup keras

Bentuk dan ukuran kayu meranti cukup stabil karena tergolong kayu keras. Keunggulan kayu meranti adalah tidak mudah terkuras oleh suhu dan sangat kuat.

Kekurangan Kayu Meranti

Ada beberapa hal yang kurang dari kayu meranti ini, berikut penjelasannya:

1. Teksturnya cenderung kasar

Kelebihan dan kekurangan kayu meranti adalah teksturnya yang cenderung kasar dan garis-garis yang ditonjolkan sangat terlihat. Sehingga dibutuhkan tenaga dan waktu untuk menghaluskan tekstur yang kasar agar permukaan kayu menjadi halus.

2. Tidak tahan lama

Meskipun kayu meranti dikategorikan sebagai kayu keras, namun tidak terlalu tahan lama. Kayu yang hilang akan mulai muncul seiring dengan perubahan mood, sehingga kayu meranti sebaiknya dibatasi pada furnitur yang sudah ada.

3. Harga kayu Meranti cukup mahal

Kerugian selanjutnya adalah harga. Meski masih ada kekurangan, nyatanya kayu ini sangat mahal harganya. Hal ini juga disebabkan faktor umur kayu meranti yang menentukan kualitas sehingga produksi tidak dapat dilakukan lagi.