Sat. Sep 24th, 2022

Komitmen Perusahaan

Sebagai pengembang dan pemanen sumber daya lokal yang stabil sama sesuai nilai-nilai Korindo Group, Korindo pahami tanggung-jawab Korindo untuk menjalankan bisnis-bisnis dengan kredibilitas tinggi. Seksi Sumber Daya Korindo jalan dengan ditata oleh beberapa konsep seperti berikut:

Cuma memakai tempat yang sudah diutamakan oleh pemerintahan Indonesia untuk diperkembangkan dalam soal produksi kayu atau plywood.

Meneruskan peraturan nol-pembakaran (zero burning) dan tidak memakai beberapa cara pembakaran untuk buka tempat di semua area operasional perusahaan.

Memiliki komitmen tidak untuk meningkatkan di tempat gambut.

Lakukan diskusi secara terus-terusan dengan perusahaan yang ada di sejauh rantai penyuplai, warga lokal, dan instansi swadaya warga.

 

Pengendalian Hutan Terus-menerus

Sesuai arah Korindo yakni meningkatkan perkebunan kayu multifungsi produktif, tingkatkan kesejahteraan warga, dan pastikan pemrosesan perkebunan yang efisien, Korindo memberikan dukungan produksi kayu secara terus-menerus lewat proses sertifikasi management rimba yang terus-menerus. Sekarang ini, Korindo mengurus 4 konsesi rimba alam selebar 524,515 hektar yang berada di Kalimantan dan Papua, dan 1 konsesi rimba tanaman selebar 16,475 hektar di Kalimantan sesuai PHPL.

Berkaitan dengan hutan tanaman, Korindo sudah menuntaskan penanaman pohon di area yang diputuskan, dan tidak ada gagasan selanjutnya untuk peningkatan di daerah yang yang belum diperkembangkan yang lain.

Dengan langkah ini, Korindo memiliki komitmen untuk penuhi perannya dalam mengupayakan management rimba terus-menerus. Proses produksi kayu yang terus-menerus ini didasari pada tiga ide pokok: produksi keuntungan yang tahan lama dan imbang (Keuntungan), kelestarian lingkungan (Planet), dan kesejahteraan sosial (Warga). Korindo memiliki komitmen untuk selalu lakukan kenaikan dan transparan dalam beberapa aktivitas pengendalian hutan yang terus-menerus:

 

Semua aktivitas operasional yang hendak dilaksanakan oleh Korindo sudah dilaksanakan study analitis imbas lingkungan dan social(AMDAL) terhitung didalamnya pembikinan Gagasan pengendalian dan pematauan lingkungan (RKL-RPL)

Mengaplikasikan Reduce impact logging dalam pengendalian rimba, yakni satu pendekatan struktural dalam rencana, penerapan, pengawasan dan penilaian dalam pemanenan kayu. Ini sebagai pembaruan praktik pembikinan jalan, penebangan dan penyaradan. Korindo patuhi standard pembikinan jalan sama sesuai standard dengan memerhatikan kontur dan drainase hingga bisa meminimalisir berlangsungnya erosi.

Memberikan dukungan program pemerintahan untuk peningkatan rendah emisi dan pengurangan rumah kaca pada jalan mengurus tempat gambut

Mengaplikasikan taktik management kebakaran terintegrasi berbentuk : penangkalan, penyiapan, mendeteksi dini dan tanggapan cepat. (lintasiterkini.com/03/11/2016/Korindo-latihan-simulasi-kebakaran-hutan.html)

Melakukan pengaturan hama terintegrasi, pengaturan perambahan hutan, penggembalaan liar dan illegal logging

Memutuskan, menjaga dan amankan area teritori lindung yang efisien dan seimbang selebar 145.514 Ha

Pengendalian dan pengawasan spesies epidemik atau flora dan fauna yang hampir musnah terhitung larangan memburu spesies itu untuk menjaga keberagam-an hayati.

Referensi: https://twitter.com/korindogroup