Thu. Feb 2nd, 2023

Homeschooling atau belajar di rumah dapat menjadi pilihan yang menyenangkan dan menguntungkan bagi keluarga. Namun, menjalankan homeschooling dapat menjadi kesulitan jika Anda tidak memiliki dukungan dan bantuan yang cukup. Namun, Anda akan senang tahu bahwa ada banyak sumber dukungan dan bantuan yang tersedia secara gratis untuk keluarga homeschooling.

Pertama, carilah komunitas homeschooling gratis di area Anda. Banyak kota dan negara memiliki grup homeschooling yang dapat diikuti oleh orang tua dan anak-anak. Grup ini dapat memberikan dukungan, tips, dan sumber belajar yang berguna bagi keluarga homeschooling. Anda juga dapat menemukan grup homeschooling di media sosial seperti Facebook atau Meetup.

Kedua, carilah sumber dukungan yang ditawarkan oleh pemerintah setempat. Beberapa kota dan negara menyediakan sumber dukungan dan bantuan gratis untuk keluarga homeschooling, seperti konsultasi dengan pendidik, akses ke perpustakaan, dan program belajar di luar sekolah. Anda dapat mencari tahu tentang sumber dukungan ini dengan mengunjungi website kota atau negara Anda atau dengan menghubungi sekolah di daerah Anda.

Ketiga, carilah sumber dukungan yang ditawarkan oleh organisasi non-profit yang berfokus pada homeschooling. Beberapa organisasi non-profit yang menyediakan dukungan dan bantuan gratis bagi keluarga homeschooling seperti National Home Education Research Institute (NHERI) dan Homeschool Legal Defense Association (HSLDA).

Keempat, Anda dapat mencari dukungan dari mentor atau pendidik yang berpengalaman dalam homeschooling. Anda dapat menemukan mentor ini melalui grup homeschooling atau organisasi non-profit yang berfokus pada homeschooling.

Kelima, Anda dapat mencari dukungan dari sumber belajar gratis yang tersedia seperti Khan Academy, Homeschool.com, Library of Congress, dan NASA. Sumber ini menyediakan banyak sumber belajar yang dapat digunakan oleh keluarga homeschooling.

Menemukan dukungan dan bantuan yang tepat dapat membuat proses homeschooling menjadi lebih mudah dan menyenangkan. Dengan dukungan yang cukup, Anda dapat merasa lebih yakin dan percaya diri.

memiliki tahun 2004, kurang lebih separuh negeri bagian  mulai mengambil data legal mengenai jumlah anak yang menuntut ilmu di rumah per wilayah sekolah lumrah ( Belfield, 2004 ). 6 Tidak seluruh set data negeri sanggup diyakini.  tampak 3 perkara lumrah dengan data hasil pengumpulan tingkatan negeri bagian: pengumpulan data yang serampangan, cara hukum opsi lain yang sanggup dipakai anak-anak buat berlatih di rumah, serta sekolah di rumah dasar tanah.

Masing-masing terikat dengan hukum sekolah negeri serta penegbakalnya. Pengumpulan data yang serampangan terjalin gara-gara berat pengabaran homeschooling biasanya jatuh p memiliki keluarga ketimbang wilayah sekolah. Kabupaten tidak mendapati penukaran dari anak-anak yang menuntut ilmu di rumah di kabupaten mereka serta biasanya ada sedikit insentif buat mengambil data yang cermat. 7 kasus ke2—metode hukum opsi lain buat homeschooling—terjalin di negeri bagian di mana mengindeks ke sistem sekolah lumrah bukan satu-satunya metode buat homeschool.

Negara bagian serupa California, Florida, serta Pennsylvania menyepakati keluarga buat homeschool dengan dengan cara teknis memasukkan anak mereka di sekolah swasta. kasus ke3 yaitu homeschooling dasar tanah, maupun, serupa separuh homeschooler gemar mengucapkannya, “homeschooling di dasar hak konstitusional kalian.” selaku hukum, ini yaitu tatanan pembolosan, gara-gara anak-anak tidak tercantum di sekolah maupun menuntut ilmu di rumah dengan cara hukum. Tidak diketahui berapa banyak anak yang menuntut ilmu di rumah dengan metode ini, walaupun unsertag-unsertag homeschooling yang makin bermanfaat nampaknya bakal kurangi jumlah mereka dari saat ke saat.

By roket