Mengupas Mitos Tentang Kolesterol

mitos tentang kolesterol

Informasi seputar kesehatan belakangan ini banyak tersebar dengan mudahnya. Biasanya melalui grup grup chat dan sosial media. Padahal tidak jarang informasi tersebut tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarnya, melainkan hanya sekedar mitos. Seperti informasi seputar kolesterol. Dan kali ini kita akan mencoba mengupas soal mitos tentang kolesterol yang kami rangkum dari sumber deherba.

Informasi Yang Ternyata Hanya Mitos Tentang Kolesterol

Banyak sekali informasi yang tersebar tentang kolesterol di masyarakat. Yang kadang hanyalah sebuah mitos. Berikut adalah sejumlah informasi yang tidak lebih dari sekedar mitos tentang kolesterol.

Lebih sehat mengonsumsi makanan rendah lemak

Banyak orang beranggapan bahwa menjadi sehat dan bebas kolesterol maka kita harus mengonsumsi makanan bebas dan rendah lemak. Tanpa menyadari ini sebenarnya hanya pemahaman salah yang ditanamkan diam diam oleh pemasar produk produk “sehat” di pasaran.

Makanan rendah lemak alami memang benar merupakan produk sehat yang baik Anda konsumsi. Tetapi makanan rendah lemak buatan kadang perlu mengimbuhi perasa tambahan termasuk mungkin gula dan bahan adiktif demi menjaga rasa tetap enak. Karena biasanya bersamaan dengan lemak yang dikurangi rasa dari makanan turut berkurang.

Makanan berkolesterol itu buruk

Sekali ini adalah mitos tentang kolesterol yang perlu diluruskan. Padahal untuk menjadi sehat, Anda tetap perlu mengonsumsi makanan yang mengandung kolesterol. Dan makanan sehat seperti ikan, telur, daging juga tetap merupakan sumber kolesterol.

Sementara itu, tubuh tetap membutuhkan kolesterol untuk bertahan hidup. Karena kolesterol berperan dalam sejumlah proses penyerapan vitamin seperti A, D dan E. Kolesterol berperan dalam pembentukan hormon dan enzim dalam tubuh. Sebagian sistem impuls saraf pusat membutuhkan kolesterol untuk beroperasi.

Jadi akan buruk akibatnya bila karena kita takut akan kolesterol, kemudian kita sepenuhnya menghindar. Ini justru berpotensi untuk menyebabkan masalah kesehatan dalam jangka panjang.

Semua kolesterol buruk

Kolesterol sebenarnya ada dua macam, yakni kolesterol dengan densitas lipid yang tinggi dan kolesterol dengan densitas lipid rendah. Atau dikenal dengan kolesterol HDL (High Density Lipid) dan kolesterol LDL ( Low Density Lipid).

Jenis kolesterol HDL justru memiliki efek baik untuk tubuh, karena sifatnya yang tidak mudah mengerak hingga tidak mudah membentuk kerak keras pada dinding pembuluh darah. Justru HDL akan merawat elastisitas pembuluh darah, membantu sirkulasi darah dan otot jantung tetap dalam kondisi fit.

Kolesterol hanya ancaman untuk pengidap obesitas

Meski kolesterol memiliki kaitan kuat dengan lemak, sementara mereka dengan obesitas sudah tentu memiliki kadar lemak lebih tinggi. Tetapi faktanya, mereka yang kurus juga bisa mengidap masalah kolesterol tinggi.

Mereka dengan BB ideal, bisa jadi juga memiliki kadar kolesterol di atas normal. Karena obesitas sebenanrya terjadi akibat kebiasaan makan dalam porsi besar. Sedang kolesterol tinggi lebih pada kebiasaan makan dengan jenis lemak jenuh tinggi. Bisa jadi, mereka yang gemuk tetap rendah kolesterol karena lebih banyak mengonsumsi lemak dari jenis tidak jenuh.

Test Instant sudah cukup

Banyak sekali Anda dapat menjumpai jasa test kolesterol instant di pasaran. Perangkat testnya pun juga dijual bebas. Masalahnya perangkat ini sebenarnya tidak cukup mewakili kondisi sebenarnya. Karena sampel darah yang digunakan relatif kecil dan dilakukan tanpa prosedur puasa sebelumnya.

Kadang, dengan hanya bermodal test instant dan keyakinan tubuh tidak menunjukan gejala, maka mereka mengabaikan pemeriksaan yang lebih akurat. Padahal keluhan kolesterol tinggi acapkali hanya disertai keluhan tubuh yang tidak nyaman dan mudah lelah. Kadang penderitanya juga kerap merasa pegal pegal dan seperti masuk angin. Ini gejala ringan yang sulit dibedakan dari gejala masuk angin ringan.

Ada banyak lagi mitos seputar penyakit kolesterol yang perlu  untuk Anda pahami lebih lanjut. Jangan biarkan Anda tersesat dalam informasi yang tidak akurat. Temukan lebih banyak informasi seputar mitos tentang kolesterol dalam laman kesehatan deherba.com.