Tips Dan Cara Mudah Untuk Mengecek IMEI HP Sony

Selain Nokia, Siemens dan Motorola, Sony merupakan salah satu merek ponsel paling terkenal di Indonesia. Produk dari Jepang populer di kalangan masyarakat karena fungsi dan spesifikasinya yang canggih. Namun, popularitas Sony tidak luput dari tangan para pemalsu jahil.

Agar tidak tertipu, Anda harus memeriksa perangkat lunak ponsel dan perangkat Anda. Pemeriksaan nomor IMEI untuk membuktikan keaslian ponsel akan akurat. Karena IMEI perangkat seperti ID manusia, itu tidak dapat disalin. Langsung saja kami akan mulai menjelaskannya dengan mengulas sedikit perjalanan ponsel Sony.

Sekilas Tentang Perjalanan Ponsel Sony

Namun, sebenarnya Sony bukanlah produsen yang mengkhususkan diri pada ponsel.

Sony atau Sony Mobile, yang mengkhususkan diri dalam produksi ponsel, didirikan pada tahun 2001. Pada awalnya, itu adalah perusahaan patungan antara Sony (Jepang) dan Ericsson (Swedia), tetapi kemudian saham Ericsson sepenuhnya diakuisisi oleh Sony .

Pada tahun 2012, Sony menempati peringkat ke-10 di antara produsen ponsel terkemuka di dunia. Ponsel Sony memiliki keunggulan yang tidak dimiliki pabrikan lain. Inovasi sukses mengintegrasikan Walkman ke dalam fungsi ponsel telah menarik perhatian pasar global.

Setelah itu, Sony bermain dengan fungsi kamera. Teknologi yang dikembangkan ponsel Sony melengkapi kecanggihan kamera ponsel. Ponsel Xperia telah menyematkan kamera presisi yang disebut Sony BIONZ dan Exmor RS.

Inovasi teknologi kamera canggih ini mampu menghasilkan gambar yang jernih meski dalam kondisi minim cahaya. Setelah itu, Sony terus merilis ponsel seri Xperia lain yang tak kalah kompleksnya. Pamor ponsel besutan Sony menjadi favorit para pengguna ponsel.

Cara Cek IMEI di Ponsel Sony

Memeriksa IMEI perangkat seluler mungkin tidak sebaik memeriksa sensor dan perangkat lunak pada ponsel. Namun, jangan anggap remeh kode unik ini. Dari nomor tersebut kita bisa mendapatkan informasi mengenai tanggal produksi, tempat produksi dan spesifikasi handphone.

Oleh karena itu, jangan lewatkan pengecekan IMEI saat membeli ponsel. Apalagi membeli handphone bekas. Itu dia.

  1. Melalui Dial Number

Sepanjang sejarah perkembangan Sony di bidang ponsel, tak terhitung banyaknya jenis ponsel yang dirilis oleh perusahaan yang dulu bernama Sony Ericsson. Setiap ponsel yang dirilis selalu memiliki fitur dan spesifikasi yang lebih kompleks.

Untuk lebih memastikan bahwa ponsel Sony yang Anda beli adalah asli, Anda harus memeriksa IMEI. Langkah pertama dalam pengecekan IMEI di HP Sony adalah dengan menggunakan password.

Tekan *#06# dan tekan call/OK pada keyboard. Setelah itu, layar akan menampilkan informasi nomor IMEI di ponsel.

Jika Anda membaca nomor IMEI, Anda akan melihat nomor unik di layar. Namun, jika nomor IMEI tidak valid, kemungkinan ponsel Anda bukan buatan Sony. Mungkin ponsel Sony adalah tiruan atau produk pasar gelap.

  1. Melalui Pengaturan

Selanjutnya, Anda dapat memeriksa IMEI pada menu pengaturan ponsel Anda. Cara ini bisa digunakan untuk handphone merk lain. Namun, biasanya pada tipe ponsel yang lebih baru, detail IMEI di menu ini lebih lengkap.

Menu pengaturan ponsel tidak hanya mencakup pengelolaan aplikasi, suara, layar, dan sebagainya. Dari menu ini, Anda dapat melihat IMEI ponsel Anda. Pemeriksaan ini menunjukkan bahwa ponsel tersebut asli.

Berikut ini adalah langkah-langkah untuk mengecek IMEI Sony melalui menu pengaturan ponsel.

Pertama, pilih menu pengaturan telepon pada ponsel Sony. Biasanya menu pengaturan ditunjukkan dengan ikon roda gigi.

Ada informasi tentang telepon dalam opsi Tentang telepon, seperti pembaruan perangkat lunak, model telepon, status, dan warna telepon.

Di menu status, Anda akan melihat tampilan berbagai informasi, seperti status baterai dan alamat IP. Untuk melihat nomor IMEI, klik opsi informasi IMEI.

Setelah itu, IMEI ponsel akan menampilkan sederet angka, yaitu nomor IMEI perangkat.

Setelah itu, Anda bisa memasukkan nomor tersebut di situs www.IMEI.info untuk mengecek keaslian perangkat. Jika nomor IMEI valid, maka Anda akan melihat informasi lengkap tentang ponsel, seperti tahun produksi, nomor seri, garansi, dan pabrikan.

  1. Melalui Bodi Ponsel

Dilansir dari situs robotandro.com, Kode IMEI memang sengaja disebar di beberapa lokasi, salah satunya terletak pada perangkat keras ponsel. Bukan tidak masuk akal untuk menyematkan nomor IMEI di bodi ponsel. Gunakan nomor IMEI di bagian ini untuk membuktikan keaslian ponsel.

Jika nomor IMEI pada bodi ponsel tidak sesuai, berarti ponsel tersebut mungkin ponsel palsu, bisa saja ponsel kanibal (layanan pra-rakitan), atau bahkan ponsel pasar gelap, seperti yang disebutkan di atas.

Anda bisa melihat nomor IMEI pada bodi ponsel yang menggunakan baterai lepas di bagian belakang ponsel. Tepat di bawah baterai. Jika ponsel menggunakan baterai built-in, nomor IMEI biasanya ditempelkan pada stiker di bagian belakang casing.

  1. Cek pada Kotak Kemasan

Selain itu, nomor IMEI juga ditempel di kotak. Nomor IMEI pada kotak Sony biasanya ditempel di bagian luar. Temukan nomor IMEI dan cocokkan dengan nomor IMEI di perangkat seluler.

Cara mencocokkannya adalah dengan menggunakan kode dial yang disebutkan di atas, atau Anda bisa mengunjungi situs www.IMEI.info. Masukkan kode yang Anda temukan di kotak dan nomor di bagian belakang baterai ponsel.

Jika nomor tersebut valid, situs akan menampilkan nomor IMEI situs dan informasi identifikasi rinci perangkat.

  1. Melalui Slot Kartu SIM

Pada ponsel Sony, nomor IMEI tidak hanya ditempatkan pada kotak, bodi ponsel, dan perangkat lunak. Anda dapat menemukan nomor IMEI di bagian penyimpanan kartu SIM ponsel Sony. Berikut langkah-langkah untuk mengeceknya.

  • Matikan telepon, lalu buka slot kartu memori dan kartu SIM.
  • Lepaskan slotnya.
  • Tarik bilah label hingga nomor IMEI terlihat.

Dengan mengetahui nomor IMEI, Anda dapat melaporkan apakah ponsel Anda hilang atau dicuri. Pihak berwenang akan membantu Anda melacak keberadaan ponsel Anda. Dengan nomor IMEI, Anda juga dapat memblokir jaringan ponsel yang dicuri sehingga ponsel tidak dapat digunakan kembali, apalagi dijual kembali.