Tujuan, Kelebihan, Kekurangan dan Alasan Akuisisi

Tujuan, Kelebihan, Kekurangan dan Alasan Akuisisi

Tujuan, Kelebihan, Kekurangan dan Alasan Akuisisi

Tujuan Akuisisi

Tujuan dari akuisisi tersebut antara lain:

  • Dapatkan lini produk untuk melengkapi lini produk dari perusahaan yang mengakuisisi.
  • Akses ke teknologi baru atau lebih baik dalam bisnis yang diperoleh.
  • Dapatkan pasar atau pelanggan baru.
  • Mendapatkan hak pemasaran atau hak produksi yang belum dimiliki.
  • Jaminan pasokan bahan baku berkualitas baik oleh perusahaan sumber.
  • Berinvestasi dalam keuangan perusahaan yang berlebihan dan menganggur.
  • Mengurangi atau menghambat persaingan
  • Menjaga kelangsungan usaha.

 

Kelebihan Akuisisi

Manfaat membeli saham dan memperoleh aset adalah sebagai berikut:

  1. Perolehan saham tidak memerlukan rapat pemegang saham atau pemungutan suara, sehingga pemegang saham yang tidak menyukai tawaran dari perusahaan yang mengajukan penawaran dapat memiliki sahamnya sendiri dan tidak menjualnya kepada perusahaan yang mengajukan penawaran.
  2. Saat membeli saham, perusahaan pengakuisisi dapat melakukan kontak langsung dengan pemegang saham perusahaan yang diakuisisi melalui penawaran pengambilalihan, sehingga tidak diperlukan persetujuan manajemen.
  3. Karena akuisisi saham tidak memerlukan persetujuan dari manajemen dan agen, dapat digunakan untuk pengambilalihan perusahaan yang tidak bersahabat (hostile takeover).
  4. Perolehan harta kekayaan memerlukan suara dari para pemegang saham, tetapi tidak memerlukan saham mayoritas dari pemegang saham seperti halnya perolehan saham, sehingga tidak ada halangan bagi pemegang saham minoritas jika mereka tidak menyetujui akuisisi tersebut (Harianto dan Sudomo, 2001, hal. .643-644).

Kekurangan Akuisisi

Kerugian atas perolehan saham dan aset adalah sebagai berikut:

  • Jika cukup banyak pemegang saham minoritas tidak menyetujui pengambilalihan, pengambilalihan akan berakhir. Pada prinsipnya anggaran dasar perseroan mengatur sekurang-kurangnya dua pertiga (sekitar 67%) suara untuk suatu akuisisi agar akuisisi dapat dilakukan
  • Jika perusahaan mengambil alih semua saham yang diakuisisi, merger terjadi.
  • Pembelian aset apa pun harus dibatalkan secara hukum saat memperoleh aset, yang memerlukan biaya hukum yang tinggi

 

Alasan Mengakuisisi Perusahaan

Penggabungan bisnis dapat dilakukan dengan berbagai cara karena alasan hukum, pajak, atau alasan lainnya. Di Indonesia, didorong oleh semakin besarnya pasar modal, semakin banyak transaksi akuisisi yang dilakukan dan topik ini telah diperdebatkan dengan hangat oleh para ekonom, ilmuwan, dan administrator bisnis sejak tahun 1990 (Payamta dan Setiawan, 2004).

Bostman (1997:3) dalam Dewi (2004) menunjukkan beberapa alasan mengapa kombinasi bisnis dapat menciptakan nilai:

  • Hilangnya biaya tetap berlipat ganda.
  • Keadaan kontinuitas dalam proses produksi.
  • Manajemen aset yang lebih efisien.
  • Nilainya dapat ditingkatkan dengan memanfaatkan kelonggaran pajak yang belum dimanfaatkan.

Suta (2000) juga memberikan alasan perusahaan melakukan akuisisi, yaitu:

  • Keunggulan operasional melalui kemampuan untuk mencapai skala ekonomi.
  • Keuntungan finansial diperoleh melalui pelayanan di pasar uang atau modal.
  • Kemampuan untuk meningkatkan pertumbuhan bisnis dengan mempercepat laju pertumbuhan dibandingkan dengan ekspansi internal.
  • Diversifikasi bisnis untuk mencegah fluktuasi tingkat keuntungan.

Gurendrawati dan Sudibyo (1999) menjelaskan bahwa merger perusahaan lebih mungkin untuk mendukung operasi bisnis satu sama lain, sehingga keuntungan yang dihasilkan jauh lebih tinggi daripada jika dilakukan secara terpisah.

Ada lima alasan untuk membeli, yaitu:

  • Keinginan untuk mengurangi persaingan antar pelaku usaha atau untuk memonopoli suatu wilayah usaha.
  • Memanfaatkan kekuatan pasar yang belum sepenuhnya berkembang.
  • Untuk mencapai skala ekonomi tertentu, untuk menjadi produsen yang lebih murah.
  • Untuk mendapatkan bahan baku yang lebih murah.
  • Memperoleh akses pasar/dana yang relatif murah karena peningkatan kapasitas utang dan keterampilan teknologi yang baik. Sumber Rangkuman Terlengkap : https://www.seputarpengetahuan.co.id/